wisata murah di jogja

Minggu, 25 November 2018

Makanan opo iki di yogyakarta

Pas jalan-jalan ke Jogja pasti pengen banget apa pengen aja kan nyobain makanan-makanan khas yang ada di sana. Banyak banget makanan yang bisa di coba kalau main-main ke Jogja.  Salah satunya adalah Kipo. Kipo adalah salah satu warisan kuliner terkenal dari daerah Kotagede. Kipo itu apa si?  Ya itulah kipo "iki opo". Haha... Aneh ya. Nama kipo diambil dari kata iki opo yang disingkat. 

Pada jaman kerajaan makanan ini sama juga kurang lebih sama dengan kembang waru. Yang bisa menyantapnya hanya kalangan kerajaan. Namun tahun 1986an
ada seorang ibu. Sebut saja ibu Paijem yang mengikuti kompetisi dengan menggunakan Kipo sebagai senjatanya. Naik daunlah makanan tersebut. makanan jajanan yang memiliki bentuk agak pipih dan memanjang, dan berwarna hijau, dan ukurannya sebesar ibu jari kini menjadi makanan ringan yang dicari oleh pecinta kuliner nusantara.
Kelezatan  rasa dari kipo ini tak bisa lepas dari bahan alami yang digunakan dalam pembuatan kipo, diantaranya adalah perpaduan antara kelapa parut dengan gula merah, dan dilapisi oleh kulit yang diolah dari tepung ketan.

Adonan tepung ketan dibentuk sebagai kulit luarnya, sedangkan di dalam kulit ketan terdapat isi yang dinamakan enten-enten, enten-enten ini terbuat dari kelapa muda parut dicampur dengan gula Jawa. Perpaduan ini diadoni dengan santan dan sedikit garam, kemudian dipanggang hingga menghasilkan rasa yang manis-manis gurih. Oleh karenanya selain memang dari aroma bahan bakunya, kesedapan rasa kipo ini juga bergantung dari proses pemanggangan yang dilakukan di atas loyang ataupun cobek.
Kipo yang belum dipanggang biasanya diletakkan pada selembar daun pisang, dimana pada setiap satu lembar daun pisang biasanya diisi dengan susunan berjajar memanjang sebanyak 5 hingga 8 butir. Susunan kipo mentah di atas daun itulah yang selanjutnya dipanggang di atas loyang berdurasi  2 hingga 3 menit.
Aroma kipo dari perasan daun suji, kelapa, gula, dan daun pisang benar-benar menjadi aroma khas  yang alami. Rasa legit dan gurih yang berasal dari balutan adonan apabila dikunyah terasa kenyal, hal ini tentu saja memberikan efek sensasional dari jenis kuliner bernama kipo. 
Kipo yang benar hanya bisa dinikmati sebelum 24jam, karena masih menggunakan bahan-bahan alami bukan kaleng-kalengan. 
Lalu berapa harganya?  Untuk tau harganya bisa ajak kami untuk jalan-jalan keliling kota jogja


Tidak ada komentar:

Posting Komentar