wisata murah di jogja

Sabtu, 17 November 2018

Merusak ekosistem: beli Dan makan belalang goreng khas gunungkidul



Ngobrolin tempat wisata di Gunungkidul, pasti ga jauh-jauh dari pantai atau berwisata dengan minat khusus seperti caving, mounteneering dan rock climbing.

Tapi, ada saatnya wisata itu ga melulu tentang Alam tapi isi perut. Wisata kuliner. Gunung Kidul sebagai daerah pegunungan kapur yang kering dan gersang sangat cocok ditanami singkong. Maka tak heran bila banyak olahan singkong yang menjadi oleh-oleh khas, seperti thiwul, gathot, patilo, keripik/kerupuk singkong, dan lain-lain. Tapi, oleh-oleh macam gitu mah sudah  biasa ya kan?  Traveller Harus coba  yang lebih menantang. Walang goreng atau belalang goreng, Belalang adalah sejenis serangga bersayap yang hidup dan berkembang biak dengan baik di Gunungkidul. Belalang dulunya
cuma dikenal sebagai hama tanaman tapi kini waktu sudah berubah. Belalang kini banyak diburu setelah diketahui mempunyai cita rasa gurih yang sangat khas bila digoreng dengan bumbu-bumbu tertentu. Lama-kelamaan olahan belalang makin disukai bahkan oleh orang-orang non Gunungkidul.
Bagi kalian yang ingin mencicipi kuliner ini tidak perlu khawatir kesehatan akan terganggu. Karena belalang goreng telah diteliti dan diketahui sebagai makanan yang sehat, bahkan mempunyai kandungan protein yang lebih banyak dari udang. Tapi perlu diingat ya, yang sensitive terhadap alergi, bisa menimbulkan gatal-gatal.

Sedikit informasi, kalau nggak semua jenis belalang bisa diolah menjadi belalang goreng. Belalang yang bercita rasa bagus hanyalah jenis belalang Kayu yang berwarna coklat. Jenis belalang yang di konsumsi ini adalah jenis belalang kayu jati. 

Hutan jati merupakan salah satu tanaman hutan dengan media hidupnya di tanah yang didominasi kapur. Gunungkidul merupakan salah satu daerah kapur penghasil kayu jati. Saat musim kemarau adalah saat bagi petani menangkap belalang di hutan-hutan jati karena pada musim tersebut petani tidak banyak disibukkan oleh aktivitas pertanian. Saat musim kemarau, menangkap belalang harus menggunakan galah karena belalang hinggap di daun hutan pohon jati yang tinggi. Bagi pemilik hutan jati, belalang adalah berkah karena menekan hama ulat yang memakan daun jati. Tapi lain lagi pas musim hujan, binatang itu dapat ditangkap di ladang palawija di malam hari dengan alat bantu penerang. Mata belalang kurang tajam bekerja saat malam hari. Dan belalang sendiri adalah hama yang harus disingkirkan di tanaman palawija.
Jadi ternyata belalang in punya fungsi yang baik dan buruk juga ya. Antara kita pas beli tu kita ikut mendukung berkembangnya populasi hama di kebun jati tapi juga ikut mengurangi hama di palawija. Pusing ga? BTW, setoples belalang goreng it harganya 25rb lho. 

Kalau mau ke gunungkidul jangan lupa ajak kami yak :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar